Kamis, 20 September 2012

Makanan Penting untuk Ibu menyusui





Sebagai ibu baru, salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk diri sendiri dan bayi Anda adalah dengan makan makanan yang sehat.

Dan bagi ibu menyusui, penting untuk mengetahui bahwa kualitas ASI Anda tetap dalam kondisi bagus untuk diberikan kepada buah hati dengan Nutrisi yang optimal.

berikut 12 makanan bernutrisi tinggi yang sangat penting untuk ibu baru yang sedang menyusui

1. Ikan salmon

Salmon, seperti ikan lainnya, sarat dengan jenis lemak yang disebut DHA. DHA sangat penting untuk perkembangan sistem saraf bayi Anda. Semua ASI mengandung DHA, tetapi tingkat nutrisi penting ini lebih tinggi dalam susu wanita yang mendapatkan DHA dari ikan salmon ini DHA dalam ikan salmon juga dapat membantu mood Anda dan mencegah depresi postpartum.
wanita menyusui harus membatasi konsumsi ikan rendah merkuri sampai 12 ons per minggu karena potensi eksposur terhadap merkuri.
Salmon dianggap memiliki kadar merkuri rendah bila dibandingkan dengan jenis ikan lain

2. Susu Rendah Lemak

Apakah Anda lebih suka yoghurt, susu, atau keju, produk susu adalah bagian penting dari menyusui sehat. Selain menyediakan protein, vitamin B, dan vitamin D, produk susu adalah salah satu sumber kalsium terbaik. Jika Anda menyusui, susu yang sarat dengan kalsium untuk membantu tulang bayi Anda berkembang, sehingga penting bagi Anda untuk makan kalsium yang cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda sendiri. Salah satu cara untuk melakukannya adalah untuk menyertakan setidaknya tiga cangkir susu setiap hari sebagai bagian dari diet Anda.

3. Daging sapi tanpa Lemak

Bila Anda sedang mencari makanan untuk meningkatkan energi Anda sebagai ibu baru, mencari makanan kaya zat besi, seperti daging tanpa lemak. Kekurangan zat besi dapat menguras tingkat energi Anda, sehingga sulit bagi Anda untuk bersaing dengan tuntutan bayi yang baru lahir.

Juga, ketika Anda menyusui, Anda perlu makan protein tambahan dan vitamin B-12. Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber yang sangat baik untuk kedua nutrisi.

4. Kacang-kacangan

Bukan saja mereka kaya akan zat besi,
merupakan protein berkualitas non-hewani yang bagus untuk pertumbuhan

5. Bluberi

Ibu menyusui harus yakin untuk mendapatkan dua atau lebih porsi buah atau jus setiap hari. Kaya antioksi
, vitamin dan mineral

6.
Beras Merah
Memiliki Karbohidrat komplek yang baik untuk kesehatan dengan kadar gula yang rendah berfungsi menjaga tingkat energi Anda. Dan makanan seperti beras merah memberikan tubuh Anda kalori yang dibutuhkan untuk menghasilkan kualitas susu terbaik untuk bayi Anda.

7. Jeruk

jeruk adalah makanan untuk meningkatkan energi untuk ibu baru. Karena ibu menyusui memerlukan C bahkan lebih daripada vitamin ibu hamil

8. Telur

Kuning telur adalah salah satu sumber alami beberapa vitamin D
dan nutrisi penting untuk menjaga tulang Anda kuat dan membantu tulang bayi Anda tumbuh. Di luar itu, telur adalah cara memenuhi kebutuhan protein harian Anda dan mengandung omega 3 dan 6 yang bagus untuk perkembangan otak

9.
Roti dan Sereal gandum

Asam folat sangat penting untuk perkembangan bayi Anda pada tahap awal kehamilan. Namun pentingnya tidak berakhir di sana. Asam folat merupakan nutrisi penting dalam ASI Anda bahwa bayi Anda membutuhkan untuk kesehatan yang baik.
Roti gandum kaya akan serat dan zat besi.

10. Berdaun Hijau

Daftar manfaat yang Anda dapatkan dari makan sayuran berdaun hijau seperti bayam, lobak
daun singkong, daun katuk , dan brokoli. Mereka penuh dengan vitamin A, zat besi,mineral lainnya untuk Asi yang berkualitas.

11. Air

ibu baru yang sedang menyusui sangat beresiko
dehidrasi. Untuk menjaga tingkat energi Anda dan produksi susu , pastikan Anda tetap terhidrasi dengan baik. Anda dapat bervariasi pilihan Anda dan memenuhi beberapa kebutuhan cairan dengan minum jus dan susu, tapi hati-hati ketika datang ke minuman berkafein seperti kopi atau teh. Jaga asupan Anda untuk tidak lebih dari 2-3 cangkir sehari atau beralih ke varietas tanpa kafein. Itu karena kafein memasuki ASI Anda dan dapat menyebabkan bayi Anda menjadi mudah menangis dan susah tidur

Pemberian ASI Eksklusif



Eksklusif menyusui

Menyusui adalah cara
yang tidak ada bandingannya dalam  menyediakan makanan ideal untuk pertumbuhan yang sehat dan perkembangan bayi, melainkan juga merupakan bagian integral dari proses reproduksi dengan implikasi penting bagi kesehatan ibu. bukti telah menunjukkan bahwa, secara populasi, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan adalah cara optimal untuk memberi makan bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan tetap menyusui sampai 2 tahun atau lebih.
 
Inisiasi menyusui dalam satu jam pertama kehidupan

ASI eksklusif
adalah bayi hanya menerima ASI tanpa makanan tambahan atau minuman, sesering mungkin yang diinginkan anak, siang dan malam tanpa penggunaan botol, dot atau empeng

ASI merupakan makanan alami pertama untuk bayi, memberikan semua energi dan nutrisi yang bayi kebutuhan untuk
6  bulan pertama kehidupan, dan terus menyediakan separuh dari kebutuhan gizi anak sa,pai 2 tahun pertamanya

ASI mendorong perkembangan sensorik dan kognitif, dan melindungi bayi terhadap penyakit menular dan kronis. Pemberian ASI eksklusif mengurangi kematian bayi akibat penyakit anak yang umum seperti diare atau pneumonia, dan membantu untuk pemulihan lebih cepat selama sakit. Efek ini dapat di
teliti  dalam masyarakat Sebuah uji coba secara acak di Republik Belarus Journal of American Medical Association, 2001

Menyusui memberikan kontribusi untuk kesehatan dan kesejahteraan ibu, hal ini membantu mengurangi risiko kanker ovarium dan kanker payudara, meningkatkan sumber daya keluarga dan nasional, merupakan cara yang aman dari makan dan aman bagi lingkungan.

BFHI telah dilaksanakan pada sekitar 16.000 rumah sakit di 171 negara dan telah memberikan kontribusi untuk meningkatkan pembentukan ASI eksklusif di seluruh dunia. Sementara layanan bersalin ditingkatkan membantu meningkatkan inisiasi ASI eksklusif, dukungan seluruh sistem kesehatan diperlukan untuk membantu ibu mempertahankan ASI eksklusif.
 

WHO dan UNICEF mengembangkan Konseling 40 jam Menyusui: Sebuah kursus pelatihan untuk melatih kader petugas kesehatan yang dapat memberikan dukungan terampil untuk ibu menyusui dan membantu mereka mengatasi masalah, kedua lembaga juga telah mengembangkan kursus 5 hari pada bayi dan Young Anak Feeding Konseling, untuk melatih petugas kesehatan sehingga mereka menjadi kompeten dan mampu untuk mempromosikan pemberian ASI yang tepat, makanan pendamping ASI dan pemberian makan bayi . Keterampilan dasar dukungan menyusui juga merupakan bagian dari Manajemen 11-hari Terpadu pelatihan Childhood Penyakit Untuk level pekerja kesehatan, yang menggabungkan keterampilan untuk manajemen kasus memadai dengan perawatan pencegahan. Evaluasi konseling menyusui disampaikan oleh para profesional kesehatan yang terlatih serta pekerja masyarakat telah menunjukkan bahwa ini merupakan intervensi yang efektif untuk meningkatkan angka menyusui eksklusif.

sumber WHO

Perempuan Yang Menyusui Muhammad SAW


Anak anak suku Quraisy umumnya diserahkan kepada perempuan perempuan pedalaman Arab yang menyediakan jasa susuan. Ini merupakan kebiasaan orang Arab agar anak anaknya tumbuh dalam lingkungann bahasa Arab yang masih asli.
Para perempuan penyedia jasa susuan itu datang dari pelosok menuju Makkah. Salah satunya adalah Halimah Sa’diyah, ia menunggangi seekor himar yang telah renta dan lemah. Ia juga membawa anaknya yang sedang menyusu. Perlahan halimah berjalan diiringi sang suami dan unta kurusnya yang tak bersusu.
Karena himar halimah lemah sehingga tidak bisa berjalan cepat sehingga menyebabkan Halimah tertinggal dari rombongan perempuan pemberi jasa susuan lainnya.
Ketika para perempuan pelosok sampai ke Makkah, mereka tidak mau mengambil Muhanmmad sebagai anak susuan karena ia hanya seorang anak yatim dan miskin, tentu upah menyusuinya juga kecil
Masing masing perempuan pelosok itu telah mendapatkan anak untuk disusuinya dari keluarga kaya. Tinggal Halimah yang datang terlambat tidak mendapatkan anak dari kalangan kaya. Anak yang tersisa hanya tinggal Muhammad, seorang anak yatim yang dilahirkan Aminah binti Wahb.
“tidak apa apa, mari kita ambil anak yatim ini. Semoga Allah memberikan keberkatan dengan menyusui anak ini” kata suami Halimah.
Air susu di payudara halimah sebenarnya tidak banyak sehingga tidak cukup untuk anaknya. Karena itu anaknya tidak sehat. Selalu menangis dan kurang tidur karena lapar.
Namun ketika ia mengambil Muhammad dan meletakkan dipangkuannya untuk disusui, ia merasakan air susunya memenuhi seluruh tubuhnya.
Halimah menyusui Muhammad sampai kenyang, setelah itu ia juga menyusui anaknya sendiri sampai kenyang. Ketika Halimah masih keheranan karena begitu banyaknya air susu yang ada dipayudaranya, tiba tiba suaminya memanggil manggil Halimah “ halimah ....halimah ! ada sesuatu yang aneh disini. Unta kita telah renta payudaranya penuh susu” kata suaminya penuh keheranan.
Halimah segera keluar mendekati suaminya suaminya memerah susu untanya. Lalu Halimah dan suaminya minum sampai kenyang. “kita telah mengambil anak yang membawa berkah, Halimah”, kata suaminya pada halimah dengan penuh kegembiraan........

Pentingnya Peran Suami dalam Pemberian ASI




Allah SWT memerintahkan para ibu untuk menyusui anaknya selama 2 tahun. Perintah itu bukan tanpa manfaat karena akhir akhir ini semakin banyak penelitian yang menyingkap bahwa ASI ber pengaruh terhadap generasi yan ber akhlakul karimah
Namun saat ini di era modern dimana banyak ibu bekerja sehingga para ibu enggan menyusui anaknya hingga 2 tahun bahkan ada yang tidak menyusui bayinya sama sekali. Mereka beranggapan bahwa susu formula bisa menggantikan ASI bahkan kualitasnya lebih baik dari ASI
Gencarnya media masa dalam mempromosikan susu formula dengan dilengkapi berbagai nutrisi turut berperan dalam menurunnya jumlah ibu menyusui. Bayangan seorang anak yang serdas, montok, sehat, lucu  yang ditayangkan dalam iklan susu formula membuat ibu ingin memberntuk anaknya seperti yang ada didalam iklan
Bagian marketing susu formula sangat pintar dalam membidik konsumennya, tidak hanya melalui geberan iklan yang selalu lewat tiap menit di berbagai media.  Namun mereka juga bekerja sama dengan pihak yang berkaitan dengan penanganan kesehatan ibu dan bayi (Rumah Sakit, Rumah bersalin dan klinik pantauan kesehatan ibu dan anak). Disana biasanya berkumpul para orang tua dan anak yang sedang membutuhkan konsultasi kesehatan. Nah disanalah sales beroperasi dengan cara membagikan sample gratis bahkan cinderamata.
Menurut data statistik cakupan ASI ekslusif menurun 42,4 % dari tahun 1997 menjadi 39,5 % pada tahun 2002. Penggunaan susu formula meningkat menjadi 3 kali lipat selama 5 tahun dari 10,8 % pada tahun 1997 menjadi 32,5 pada tahun 2002.
Dalam kewajibannya memberikan ASI seorang ibu membutuhkan dukungan dari banyak pihak terutama suami orang terdekat karena kondisi kejiwaan ibu sangat berpengaruh terhadap produksi ASI oleh karena itu sebaiknya seorang ibu menghindari perasaan tidak nyaman, cemas dan tertekan.  Jika ibu merasa diperhatikan, dicintai maka akan muncul emosi positif yang akan meningkatkan produksi  hormon oksitosin sehingga produksi ASI menjadi lancar.
Ketika bayinya lahir, suamipun siap mendampingi istri. Setiap 2 jam sekali suami bisa membantu sang istri mengambilkan bayi untuk disusui serta menemani salama proses penyusuan bayinya tersebut. Atau dengan cara mengambil alih tugas sehari hari yang biasanya dikerjakan istri. Sikap inilah yang membuat istrinya aman dan nyaman serta merasa terlindungi. Dalam kondisi demikian sang Ibu pun akan menghasilkan produksi ASI yang berlimpah sehingga kebutuhan ASI anaknya dapat terpenuhi hingga 2 tahun.

Sabtu, 28 Januari 2012

Hambatan dalam pemberian ASI




Dalam proses pemberian ASI kepada buah hati terkadang sering terjadi kendala kendala diluar kemampuan kita. Apa saja sih hambatan atau kendala yang dihadapi seorang ibu dalam memberikan ASI untuk buah hatinya

1.      Bentuk Putting
Ada empat macam yaitu normal, putting panjang, putting pendek atau datar dan terbenam. Namun bentuk bentuk putting ini tidak selalu berpengaruh pada proses menyusui, pada dasarnya bayi menyusu pada payudara ibu bukan pada putting.
Read more
2.      Kondisi payudara/putting yang sakit serta aliran susu yang tidak normal
Misalnya payudara bengkak, puting sakit, putting kering dan lecet read more
3.      Saluran ASI tersumbat
Jaringan kelenjar pada payudara tersusun rapi sehingga dapat mengalirkan ASI ketika terisap. Terkadang saluran ASI tersumbat, sehingga pengeluaran ASI tidak lancer dan membentuk benjolan yang terasa nyeri dan berwarna kemerah-merahan. Read More
4.      Aliran ASI terlalu deras
Ibu yang baru melahirkan biasanya payudaranya mengeluarkan ASI dengan sendirinya. Jangan memaksakan memberikan ASI kepada bayi jika bayi tidak membutuhkannya. Pada saat payudara penuh ibu bias memerah dan menyimpan ASInya didalam lemari es. Read More
5.      Produksi ASI hanya sedikit
Sebagian Ibu merasa bahwa ASInya hanya sedikit. Pendapat ini salah karena produksi ASI akan sesuai dengan kebutuhan bayinya. Jika bayi membutuhkan ASI selama 6 bulan tanpa makanan pendamping ASI maka ASInya tetap memnuhi kebutuhan bayi. Read More